Pengalaman Puasa di Jerman

Marhaban yaa Ramadhan.

Selamat datang bulan suci Ramadhan. Bulan yang dirindukan umat muslim, bulan yang menjadi ladang pahala karena setiap ibadah kita dilipatgandakan kebaikannya.

Kali ini saya mau bercerita bagaimana pengalaman saya menjalankan ibadah puasa di Jerman. 

Juni, 2014

Memasuki waktu musim panas, dimana matahari bersinar lebih lama dibandingkan dengan musim-musim lain nya. Waktu saat jam 21.00 malam, matahari masih terang berderang. Bagaimana menjalankan puasa di bulan Ramadhan? 

Sebagai umat Muslim, waktu berbuka puasa adalah saat matahari sudah terbenam. Jadi saat itu, saya baru bisa buka puasa sekitar pukul 22.00, sementara pukul 03.00 sudah memasuki waktu Shubuh. Berarti saya harus sahur sekitar pukul 02.00. Terkadang saya hanya memakan Roti dengan selai untuk sahur(jika sedang malas memasak), bahkan terkadang sama sekali tidak sahur. Jadi total saya harus menjalankan puasa selama kurang lebih 18 jam. Luar biasa. Orang Jerman sampai begitu mengkhawatirkan saya, mereka takut kalau sampai saya mengalami dehidrasi. Bayangkan orang tidak minum selama 18 jam.

Lalu bagaimana dengan sholat Isya dan tarawih? Waw luar biasa, waktu isya sekitar pukul 23.00. Terkadang saya terlalu lelah untuk menjalankan ibadah tarawih. (Jangan dicontoh ya, saya salut dengan Muslim di Jerman yang benar2 taat menjalankan ibadah nya).

Kuat ga menjalankan puasa nya?

Kalau dicoba, inshaallah kuat. Tetapi saat itu saya juga pernah mengalami rasa haus luar biasa, jadi terpaksa saya minum. Sekali lagi, saya bukan Muslim yang benar-benar taat. Ampuni hambaMu ini ya Allah. 

Bagaimana dengan menu berbuka puasa?

Jawab: seadanya. Disinilah saya merasa benar-benar sedih. ­čśŽ buka puasa sendirian, kangen gorengan, lontong, es buah. Bisa sih bikin, kadang bikin seadanya aja. Tapi rasa nikmatnya jauh berbeda sama saat berbuka puasa di Rumah, dimana banyak hidangan yang kadang bikin kalap. Sesekali juga saya mengunjungi Rumah teman untuk memasak bersama masakan Indonesia. Tapi karena saya bukan tinggal di kota besar, jadi jarang sekali bisa berkumpul. Kenapa? Karena harga tiket kereta yang muahal. Untuk yang tinggal di kota besar mungkin bisa sering berbuka puasa bersama. 

Sekali lagi selamat menjalankan ibadah Puasa bagi semua umat Muslim, terutama yang sedang berada di Jerman, atau belahan bumi lainnya, dimana waktu puasa lebih lama dibandingan dengan di Indonesia.

Kenapa Harus Drama Korea?

Guten Abend Leser und Leserinnen! ­čÖé

Hari ini aku mau nulis soal Drama Korea, gapapa ya menyimpang sedikit dari Jerman :p. 

Di sini ada yang suka nonton Drama Korea ga? Atau mungkin malah Fans berat. Sama dong. Toss dulu kita.

Kenapa sih banyak orang suka menonton Drama Korea?

Hmm…buat saya pribadi, saya memang dari kecil sudah suka sama Drama Korea. Dari mulai Endless love yang berhasil menguras air mata T.T, sampe Full House yang kocak. 

Tapi Drama Korea sempet vacum di Indonesia, sampai mulai booming lagi waktu Drama BBF muncul. Dari situlah.. Makin banyak yang ditayangkan di television swasta Indonesia. 

Kenapa sih orang2 suka nonton Drama Korea?

 Bosen Dengan Sinetron yang Monoton

Buat saya pribadi, tayangan ini sangat menghibur. Terus terang saya sangat bosan dengan sinetron2 yang ada di TV, ceritanya makin aneh2 dan hanya mementingkan kuantitas bukan kualitas. Kalau dibandingkan dengan drakor yang memang sudah terkonsep saat pembuatannya. Jelas bagaimana awal dan endingnya. Biasanya terdiri dari 15-22 atau lebih Episode. 

Banyak Belajar Ilmu Baru

Selain itu, saya pribadi banyak belajar dunia baru. Misalnya, saat saya nonton I Hear Your Voice saya jadi bisa tau sedikit mengenai dunia hukum bagaimana. Mengenai persidangan suatu Kasus. Atau saat saya nonton Drama It’s Okay it’s Love, saya belajar mengenai dunia psikologi. Atau dalam Drama Pinochio saya belajar dunia jurnalisme. Yong Pal dan The Doctor dengan ilmu kedokterannya. Pokoknya saya kagum banget deh, karena mereka mengemasnya dengan sangat detil.

Belajar Bahasa Inggris Lagi

Selama ini saya selalu berkutik dengan bahasa Jerman, sehingga saya sedikit lupa dengan bahasa Inggris. Dengan membaca Subtitle dalam bahasa Inggris bisa memperkaya kosakata bahasa Inggris saya lagi. Tidak cuma bahasa Inggris, lama2 saya juga belajar sedikit bahasa Korea.

Hiburan Untuk Orang yang Sibuk

Point yang ini memang sedikit tidak legal. Saya pribadi mengunduh file2 drakor agar bisa ditonton kapan saja. Sebagai pekerja, kita pasti tidak punya waktu untuk mengikuti Drama yang sedang tayang di TV, nah alternativ ini bisa sebagai hiburan. Secara ga punya wifi di Rumah :p

Pemainnya Cakep2

Ya memang sih pemainnya cakep2. Tapi mereka gak cuma modal cakep loh. Actingnya juga bagus2. Bahkan Mimik dan expresi mereka sangat pas. Walaupun banyak yang oplas alias oprasi Plastik, tidak semua kok yang mengambil jalan pintas ini untuk menjadi cantik atau ganteng.

Sinematografinya bagus

Saya bukan dari dunia perfilm-an, tapi saya tahu istilah itu dari adiknya teman saya yang kuliah di bidang perfilm-an. Di kampusnya bahkan berkaca mengenai sinematografi dari Drama Korea loh. Betul, kualitas gambarnya sangat bagus, seperti di Film layar lebar. Mereka sangat total membuat suatu Drama.

Ada yang mau nambahin lagikah? Kenapa kalian suka menonton Drama Korea?

Oia, aku punya banyak koleksi drakor loh, yang mau barter. Boleh…loh.

Clearance Sale Buku-Buku Bahasa Jerman

Hallo readers,

hari ini aku mau ngadain clearance sale untuk buku- buku bahasa Jerman milikku yang sudah tidak dipakai.

Ga cuma buku deh, ada juga benda-benda yang aku beli di Jerman. Check it out.

CD Klassenraum A1. Rp. 50.000 saja.

CD Klassenraum A2. Rp. 50.000 saja.

CD Klassenraum B1. Rp. 50.000 saja.

Kamus bahasa Inggris – Jerman, Jerman – Inggris dari Langenscheidt. Rp. 80.000 saja.

Kupluk Winter Rp.70.000 saja.

Look at this Video! Banyak Kata kerja dalam bahasa Jerman yg tidak beraturan. Bagaimana pengkonjugasiannya. Dengan alat ini mempermudah kalian dalam belajar. Rp.100.000 saja.kondisi baru.

Jaket Winter ini aku beli di Uniqlo tahun 2014. waktu itu harganya 600rb. Kalau kalian Minat, aku jual Rp.250.000 aja.

Minat?

Wa: 08990000178

Line: ethariesta

Things To Do in Dresden, Germany

Dresden, 18 Dezember 2016

Sebelumnya tidak pernah terpikir untuk mengunjungi kota cantik di belahan Eropa ini. Kota yang terletak di negara bagian Sachsen dan berbatasan dengan Negara Polandia dan Republik Cheko. Kota yang memiliki arsitektur seperti jaman abad pertengahan (Mittelalter), kota yang dahulunya adalah bagian dari Jerman timur, kota yang masih terdapat banyak anti Islam dan imigran. Apa saja yang wajib dikunjungi di Dresden?

1. Die S├Ąchsische Schweiz (Bastei)

Apa itu S├Ąchsische Schweiz ? Apa itu terletak di Swiss? Ini adalah sebuah tebingan setinggi 190 m di daerah Bad Schandau,Dresden. Dinamakan begitu, menurut literatur, karena nama tersebut dimunculkan oleh 2 orang mahasiswa asal Swiss, yang merasa tempat ini mengingatkan mereka akan kampung halamannya, jadilah diberi nama Swiss di negara bagian Sachsen, kemudian nama tersebut menjadi populer. 

Tebingan ini terletak di dekat sungai Elbe. Di Areal ini terdapat jalan setapak, yang biasa digunakan pengunjung untuk mencapai puncak tebingan. Agak melelahkan sih memang, tetapi, begitu sampai di atas, kamu pasti tidak akan berhenti bersyukur, bisa melihat pemandangan seindah itu. Bayangkan loh, tempat ini sudah dibangun sejak abad ke-18. 

Indah banget kan? Kapan-kapan aku buat videonya deh, biar bisa liat lebih banyak. 

Oia, jalan-jalan ke tempat ini murce loh, murmer banget. Apalagi, kalau kalian pergi dalam rombongan. Bisa sampai 5 orang, pakai Gruppenticket cuma 21ÔéČ. Jadi perorang hanya membayar 4,2ÔéČ atau sekitar 60ribu PP. Start Form Dresden ya. Karena saat itu, kami sudah memiliki Monatskarten atau kartu kereta bulanan di kota Dresden. Sementara lokasi ini berada di zona 3, jadi kami hanya membayar untuk 2 zona. 

Rutenya adalah Start Form Dresden Hauptbahnhof naik Regionalbahn S1 ke arab Bad Schandau dan turun di Kurt Ort Rathen. Setiba di sana, kalian harus naik kapal penyebrangan, untuk menyebrang di sungai Elbe menuju lokasi. 1ÔéČ untuk sekali menyebrang, tapi kalau kalian membeli Tageskarte, harganya menjadi lebih murah, hanya 1,8 ÔéČ saja.

Saat itu musim dingin, akan tetapi salju belum juga turun, jadi cuaca sangat dingin dan berangin, ditambah hujan dan berkabut. Awalnya kami berpikir bahwa kami tidak akan sanggup berada di luar dengan cuaca sedingin dan selembab itu. Namun itu tidak menghalangi kami untuk menuju ke atas. Tapi ternyata, saat kami menanjak, kami mengeluarkan banyak keringat, jadi sama sekali tidak dingin.

tapi ternyata, kabutnya membuat suasana menjadi sangat romantis loh. Di atas, kami seperti berada di atas awan.

Jadi tunggu apalagi. Selain bisa berolahraga, kalian juga bisa bertafakur alam melihat keindahan pemandangan di sana. ­čÖé

Next (next time ya, kalau ada waktu nulis lagi). 

Beispiel Schreiben A1 Teil 2

Bagian menulis untuk ujian A1 memang bagian yang cukup sulit untuk peserta ujian sertifikat Goethe A1, karena peserta dituntut untuk memproduksi kalimat. Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan contoh menulis untuk ujian A1 bagian kedua.

Wie schreibt man eine E-Mail oder einen Brief f├╝r die A1-Pr├╝fung? Hier gebe ich ein Beispiel.

Contoh ujian diambil dari situs Goethe

 Sebelumnya saya terjemahkan terlebih dahulu situasi dan perintah-perintah yang terdapat di dalam Surat di atas.

“Anda ingin mengunjungi Dresden pada bulan Augustus. Tulislah Surat kepada bagian informasi turis:

-Alasan anda menulis Surat.

– Informasi mengenai Film, museum-museum dan program budaya.

– Alamat Hotel?

Anda diminta menulis 1-2 kalimat pada setiap poin dan menulis minimal 30 kata.
1. Warum schreiben Sie?( Alasan anda menulis Surat).

Tipps sebelum anda menulis, bahwa Surat yang ditujukan kepada suatu instansi merupakan Surat resmi (formellen Brief). Oleh karena itu, gunakanlah bahasa yang sopan, dengan menggunakan Sie-Form. Dan oleh karena anda belum mengenal instansi tersebut, perkenalkanlah diri anda secara singkat. Contohnya:

Sehr geehrte Damen und Herren,

ich hei├če Martina und bin 23 Jahre alt. Ich komme aus Freiburg. Im August m├Âchte ich Dresden besuchen.

2. Information ├╝ber Film, Museen und Kulturprogramm.

Bukalah pembicaraan dengan sedikit basa-basi. Misalnya tunjukkan bahwa anda tertarik dengan Programm budaya yang ada di Dresden dan anda meminta informasi mengenai Film dan museum-museum atau acara budaya lainnya. Begini contoh kalimatnya:

Ich finde Kulturprogramm in Dresden interessant. K├Ânnen Sie mir bitte die Informationen ├╝ber die Filme oder Museen in Dresden geben?

3. Hoteladresse.

Tulislah sedikit Fantasie bahwa anda menginap di suatu Hotel dan mintalah alamat Hotel. Dengan sopan tentunya. Begini contohnya:

Ich habe ein Zimmer im Hotel Borg reserviert. K├Ânnen Sie mir die Hoteladresse geben? (K├Ânnen Sie mich bitte die Hoteladresse informieren?)

Terakhir akhirilah Surat tsb dengan harapan bahwa si penerima surat bisa membalas surat anda. Begini contohnya:

Auf Ihre Antwort freue ich mich.

Mit freundlichen Gr├╝├čen,

Marina.

Semoga membantu anda dalam mempersiapkan ujian A1. ­čÖé

Sehr geehrte Damen und Herren,

ich hei├če Martina und bin 23 Jahre alt. Ich komme aus Freiburg. Im August m├Âchte ich Dresden besuchen.

Ich finde Kulturprogramm in Dresden interessant. K├Ânnen Sie mir bitte die Informationen ├╝ber die Filme oder Museen in Dresden geben?

Ich habe ein Zimmer im Hotel Borg reserviert. K├Ânnen Sie mir die Hoteladresse geben? (K├Ânnen Sie mich bitte die Hoteladresse informieren?)
Auf Ihre Antwort freue ich mich.

Mit freundlichen Gr├╝├čen,

Marina.

My Reflections on 2016

So many blessing di tahun 2016 yang ga bisa disebut Satu persatu. 

Di mulai dengan awal tahun Januari, dimana terhitung sejak bulan itu saya bisa mencapai cita-cita saya untuk bisa menjadi guru bahasa Jerman di Goethe Institut. Perjuangan 6 bulan selama masa Ausbildung atau pelatihan ternyata gak sia-sia. Bisa merasakan menjadi pengajar di situ buat saya pribadi adalah sesuatu yang sangat menyenangkan, karena passion saya emang di situ, walaupun banyak rintangan juga.

Nikmat gak melulu soal uang. Di tahun ini juga masih selalu diberi nikmat sehat. Melihat berita-berita tentang orang yang menderita kanker atau berbagai penyakit lainnya membuat saya sangat aware tentang kesehatan. Saya takut dimasa tua nanti dijangkiti penyakit. Naudzubillahi mindzalik. Semoga di tahun 2017 ini saya bisa rutin berolahraga dan lebih Konsisten dalam menjaga kesehatan. Aamiin

Bersyukur juga hidup di negara yang masih bisa dibilang “aman”, jauh dari konflikt, bisa tidur dan makan yang enak. Bisa kumpul bersama keluarga ditengah kesibukan, punya temen-temen yang care. 

Akhirnya di bulan Desember ini tugas online DLL selesai. Hupfff…bisa nafas sebentar. Dan satu nikmat lagi yang tidak disangka-sangka yaitu bisa menginjakkan kaki lagi ke Jerman dan sekitar nya. Terima kasih kepada atasan saya yang mempercayakan saya berangkat ke sana dan Alhamdulillah membawa hasil yang baik. GW LULUS C1 dengan penuh perjuangan. ­čÖé

Akhir kata saya ucapkan. Segala puji bagi Allah SWT atas segala nikmat di tahun 2016. Dan saya tutup dengan harapan-harapan saya untuk tahun 2017. Semoga di tahun 2017:

  • Saya bisa menjadi pribadi yang lebih positif, 
  • Ditambahin lagi stock sabarnya,
  • Sifat-sifat negatif bisa saya perbaiki atau minimal saya kurangi,
  • Ga mau cepet menilai orang dari sikapnya, 
  • Bisa memperbaiki ibadah, kalau bisa lebih tepat waktu sholatnya, 
  • Jangan keseringan menunda-nunda pekerjaan, 
  • Bisa mengurangi kecanduan bermain sosial media, #noted
  • Bisa lebih sabar menghadapi macam-macam orang ketika diperjalanan,
  • Bisa lebih amanat menjalankan tugas sebagai guru atau menyampaikan ilmu.
  • Bisa lebih Adil memperlakukan murid-murid,
  • Bisa ngurangin kecendrungan belanja online maupun non online, intinya jangan boros. Inget! Beli barang yang kamu butuhkan saja, ta!
  • Bisa lebih bersyukur lagi, kurangin mengeluh!
  • Dan semoga hal yang belum bisa terlaksana di 2016 bisa tercapai di 2017. Allahuma aamiin. 

Ein Beispiel der Statistikbeschreibung C1

Bei der C1-Pr├╝fung sollen die Pr├╝flinge eine Statistik beschreiben. Hier Teile ich meine Statistikbeschreibung aus meinem C1-Kurs. Wenn es Fehler auftaucht, bitte ich um Ihre Korrektur.

Hier ist ein Beispiel aus ├ťbungsatz 01, Goethe Zertifikat C1.

Kinder beurteilen Kinder.

1. Welche Ergebnisse der Grafik finden Sie besonders interessant oder ├╝berraschend?

Die Statistik stellt die Beurteilung der Kinder von den anderen Kindern in Deutschland dar. Die Befragten waren Kinder im Alter von 8 bis 11 Jahren. Die Daten wurden von Globus erhoben und erfolgen im Prozent.

Die Statistik ist f├╝r mich erstaunlich. Nach der Angabe der Grafik ist es nicht nur f├╝r die Jungen, sondern auch f├╝r die M├Ądchen sehr wichtig, dass sie immer zu ihren Freunden halten. Es ist auch festzustellen, dass 86 bis 90 % der Kinder viel Wert auf die Hilfsbereitschaft legen. Meines Erachtens f├╝hlen die Kinder sich nicht allein, wenn die anderen ihnen in schwierigen Situationen helfen. ÔÇ×Gut in der Schule seinÔÇť, ÔÇ×gut aussehenÔÇť und ÔÇ×sportlich seinÔÇť liegen im mittleren Feld. Meine Auffassung dazu ist, dass die Kinder weniger Wert auf diese Dinge legen. Wichtiger f├╝r sie ist, dass sie Freude mit Freundschaften haben. Hierzu kann man als gutes Beispiel anf├╝hren, dass sie viel lachen und lustige Freunde haben.

2. Welche Rolle spielt das famili├Ąre Umfeld f├╝r die Entstehung und Entwicklung von Freundschaften?

3. Welche Bedeutung haben Freunde allgemein f├╝r unser Leben?

Freunde spielen eine bedeutsame Rolle nicht nur f├╝r die Kinder, sondern auch f├╝r die Erwachsenen. Menschen brauchen ein gutes soziales Umfeld, um ihre Schwierigkeiten zu teilen oder um die Unterst├╝tzung zu bekommen und zu geben.

4. Welche Eigenschaften bei Ihren Freunden waren Ihnen in Ihrer Kindheit wichtig?

Als ich noch klein war, hatte ich viele Freunde. Wir haben oft drau├čen gespielt. F├╝r mich pers├Ânlich halte ich die Ehrlichkeit, die Hilfsbereitschaft und den Spa├č bei der Freundschaft f├╝r am wichtigsten. Wenn jemand mich anl├╝gt, wird es f├╝r mich schwer, unsere Beziehung zu verbessern. Ich brauche auch Freunde, die immer f├╝r mich da sind. Nicht nur in meinen guten Zeiten, sondern auch in meinen schlechten Zeiten.

5. Was kann ein Kind zu einem Au├čerseiter machen?

Zum Gl├╝ck hatte ich viele Freunde, so war ich keine Au├čerseiterin. In Bezug auf Au├čerseiter spielt die Familie eine gro├če Rolle. Die Eltern sollten ihre Kinder nicht begrenzen und ihnen vorschreiben, mit wem sie spielen d├╝rfen. Nat├╝rlich sollen die Kinder nur mit lieben Kindern spielen. Meine ├ťberzeugung ist, dass die Kinder drau├čen spielen d├╝rfen oder sich nicht immer nur mit Ipad oder Smartphone besch├Ąftigen sollten.

Zusammenfassung

Abschlie├čend l├Ąsst sich dazu anmerken, dass sch├Âne Erinnerungen aus der Kindheit l├Ąnger halten, wenn die Kinder erwachsen sind. Lassen Sie die Kinder ihre Umfelder n├Ąher kennen lernen.

Ich hoffe, dass ich Ihnen helfen kann. Auf Ihre Feedbacks freue ich mich :).

Ujian Berbicara Seritifikat A1 Bahasa Jerman

Guten Tag!

Untuk bisa lulus dalam menempuh ujian Sertifikat bahasa Jerman tingkat A1 di Goethe Institut, seseorang harus mempunyai kompetensi tidak hanya menulis (schreiben) dan membaca (Leseverstehen), tetapi juga mendengar (h├Âren) dan berbicara (sprechen).

Sekarang saya mau membuka rahasia, bagaimana caranya bisa lulus ujian sertifikat A1 Bahasa Jerman bagian berbicara (Sprechen A1).

Ujian berbicara terdiri dari 3 bagian ( Teil I, Teil II und Teil III).
Berikut saya jelaskan bagaimana bentuknya dan apa saja yang harus dipersiapkan.

Bagian Pertama (Teil I)
Pada ujian berbicara bagian pertama, seseorang dituntut untuk bisa memperkenalkan dirinya dalam bahasa Jerman. Adapun poin-poin yang harus disebutkan adalah berikut ini:

image

Ada 7 poin yang harus disebutkan seperti gambar di atas dan berikut ulasannya.
– Name
Menyebutkan nama dalam bahasa jerman ada beberapa alternativ, misalnya:

  • Mein Name ist Maria Schiller/
  • Ich bin Maria Schiller/
  • Ich hei├če Maria Schiller.

Dengan menyebutkan nama seperti itu sudah cukup, namun akan terlihat lebih bagus jika peserta ujian menambah sedikit informasi seperti contoh di bawah ini:

  • Schiller ist mein Vorname. Viele Freunde nennen mich Maria.


– Alter

Untuk menyebutkan umur, anda bisa menggunakan kalimat ini:

  • Ich bin 23 Jahre alt.


– Land

Peserta ujian harus menyebutkan darimana ia berasal. Berikut alternativnya.

  • Ich komme aus Italien.
  • Ich bin aus Italien.


– Wohnort

Sebutkan juga dimana Anda tinggal. 

  • Ich wohne in Berlin.
  • Ich lebe in Jakarta.


– Sprachen

Sebutkan juga bahasa apa yang anda kuasai.

  • Ich spreche Englisch, Spanisch und Franz├Âsisch.
  • Ich kann Deutsch sprechen.
  • Meine Muttersprache ist Indonesisch, aber ich kann Englisch und ein bisschen Deutsch sprechen.

    Beruf

    Ceritakan apa pekerjaan anda saat ini. berikut alternatifnya:

    • Ich bin Sch├╝lerin/ Student.
    • Ich arbeite als Arzt.
    • Ich bin Sekret├Ąrin von Beruf.
    • Ich arbeite bei Siemens.


    Hobby

    Ceritakan apa hobbymu.

    • Mein Hobby ist Fu├čball.
    • Meine Hobbys sind Fu├čball und Schwimmen.
    • Ich lese B├╝cher in meiner Freizeit.

    Itu adalah test berbicara A1, bagian pertama (Teil 1). Hal yang harus ditekankan adalah, bahwa peserta harus menyebutkan semua poin, bila perlu latih juga bagaimana pelafalannya. Karena berpengaruh juga dalam penilaian.

    Untuk bagian kedua (Teil 2) klik disini.