Berkunjung ke Anne Frank Huis

Masih ingatkah kalian pada gadis kecil yang bernama Anne Frank?
image

Ya, benar. Anne Frank sangat terkenal dengan buku hariannya. Anne Frank atau Annelis Marie Frank adalah gadis kecil kelahiran Frankfurt, Jerman berdarah Yahudi. Pada zaman kekuasaan Nazi di Jerman keberadaan kaum Yahudi terancam, karena adanya gerakan anti-yahudi. Mereka ditangkap dan dimusnahkan di Konzentrationslager atau kamp konsentrasi. Keadaan inilah yang memaksa Anne dan keluarga mengungsi ke Amsterdam, Belanda.

Pada awalnya kehidupan Anne dan keluarga di Amsterdam aman-aman saja, namun pada tahun 1940 kekuasaan Nazi meluas hingga ke Belanda dan keberadaan keluarga Yahudi semakin terancam, mereka dilarang bersekolah di sekolah umum, melainkan di sekolah khusus kaum Yahudi dan mereka pun dilarang berbelanja di pertokoan. Keadaan inilah yang membuat Anne dan keluarga harus tinggal di sebuah rumah persembunyian/ das Hinterhaus yang sebenarnya adalah kantor milik ayahnya yang terletak di jalan Prisengracht 263. Di gedung inilah Anne beserta keluarga bersembunyi selama kurang lebih 2 tahun. bayangkan…2 tahun hanya bersembunyi di rumah. Apa rasanya ya?

image

Anne dan keluarga tidak bisa menikmati indahnya kehidupan luar. Beruntunglah ada Miep (bukan kaum Yahudi) yang menyediakan bahan keperluan sehari-hari. Di rumah persembunyian ini Anne beserta keluarga tinggal bersama dengan keluarga Pels.

Nah, kehidupan selama persembunyian inilah yang ditulis Anne dalam buku hariannya yang diberi nama “Kitty”. Kitty sebenarnya adalah karakter fiksi dalam novel Joop ter Heul karya Cissy van Marxveldt yang sering dibacanya. Buku harian ini adalah hadiah ulang tahunnya.

Pada 4 Agustus 1944 keberadaan Anne dan keluarga di rumah persembunyian diketahui oleh Polisi Nazi. Mereka akhirnya tertangkap dan diungsikan di kamp konsentrasi Ausschwitz. Buku harian Anne tertinggal di rumah persembunyian itu dan Miep menyimpannya.

Hingga akhirnya perang dunia ke-2 berakhir, para tahanan Yahudi pun dibebaskan. Otto Frank, ayah Anne adalah satu-satunya orang diantara penghuni Hinterhaus yang bisa bertahan hidup di keluarga Anne. Ia mencari keberadaan Anne, Margot (kakak Anne), dan istrinya. Sayangnya, mereka tidak bisa bertahan hidup. Dengan perasaan yang hancur ayah Anne kemudian menerima buku harian Anne dari Miep dan menerbitkannya demi memenuhi keinginan putrinya untuk menjadi seorang penulis.
Buku harian Anne yang berjudul “Das Hinterhaus”. Buku ini sangat terkenal dan sudah diterjemahkan dalam berbagai bahasa dan rumah persembunyian tersebut kini sudah dijadikan museum dan siapapun bisa mengunjunginya.

image

Pada 13/12/2014 saya bersama teman saya asal Bulgaria berkunjung ke Amsterdam dan ide tentang “Museum Anne Frank Huis” muncul dari teman saya, karena dia sangat terkesan dengan Film “The Fault in Our Stars”. Di dalam film ini diceritakan bahwa Hazel dan Gus berkunjung ke museum ini. Sayapun tidak berpikir panjang lagi. Kebetulan saya sendiri juga sangat menyukai sejarah tentang gadis kecil ini. Saya sudah menonton filmya dan membaca-baca literaturnya. Tapi belum sempat membaca buku harian versi aslinya sih. :p

Pada saat itu harga tiket masuknya adalah sebesar 10 € atau sekitar Rp. 150.000. Sayangnya kami tidak diperbolehkan mengambil gambar di dalam museum. Tetapi kalau kalian googling, kalian bisa lihat kok, isinya seperti apa. Di museum ini masih dipertahankan bentuk aslinya, bahkan rak buku yang dijadikan pintu persembunyian masih dipertahankan bentuknya. Di dalam museum ini di pasang beberapa lembar isi buku harian Anne yang dipajang didinding-dinding museum.

NB: kalau kalian berkunjung ke Amsterdam dan menyukai sejarah, jangan lupa berkunjung ke museum Anne Frank (Anne Frank Huis) ya.

image

Tulisan ini diambil dari berbagai sumber, untuk keterangan selanjutnya anda bisa membacanya di:
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Anne_Frank
http://www.annefrank.org/de/Anne-Frank/Anne-Franks-Geschichte-im-Uberblick/

Advertisements

2 thoughts on “Berkunjung ke Anne Frank Huis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s