Meski Cuma Menjadi Aupair, Pengalaman 1 Tahun di Jerman Bisa Bikin Kualifikasi Kamu Naik, loh.

“Oh, ke Jerman cuma jadi Aupair. Sama aja dong kayak Baby Sitter?”. Kata salah seorang teman.
Saya hanya bisa tersenyum ๐Ÿ™‚ *shake it off, guys*

Saya sih cuek aja, meski banyak selentingan-selentingan. Seperti kata salah satu meme “Namanya juga hidup, kita yang jalanin, orang lain yang komentarin”.

Ternyata bekal pengalaman hidup 1 tahun di Jerman bikin Kualifikasi makin naik loh. Saya jelasin sedikit ya.
1. Memperbaiki Kemampuan Bahasa Jerman.

Point ini sudah jelas. Tujuan Aupair tidak lain dan tidak bukan adalah memperdalam atau memperbaiki kemampuan bahasa Jerman. Bagaimana tidak, kita menggunakan bahasa Jerman sehari-hari, mau tidak mau, suka tidak suka, kita dipaksa untuk selalu berbicara dalam bahasa Jerman. Even sama anak kecil, bahasa mereka juga terkadang sulit dipahami loh. kenapa? . Karena mereka terbiasa memakai bahasa sehari-hari atau dalam istilah bahasa Jerman “Umgangssprache. Ya, bisa dikatakan bahasa gaul lah.

Berbicara sama Gast Mutti atau ibu asuh juga bisa dikatakan sulit. ja,klar Saya saja masih suka susah mengungkapkan sesuatu, jadi kami terkadang berkomunikasi dengan Mimik dan Gestik *cara komunikasi paling ampuh* ๐Ÿ˜€

2. Pengetahuan Kamu Tentang Budaya Jerman juga Semakin Bertambah.

Menurut saya pribadi, ini adalah pengalaman yang sangat luar biasa. Seseorang bisa saja membaca literatur tentang bagaimana budaya di Jerman. Tetapi akan terasa berbeda jika kamu mengalami budayanya secara langsung. Kamu akan lebih memahami bagaimana budayanya, karena kamu belajar dari trial and error.

Misalnya nih, kamu tidak tahu harus membuang sampah plastik di tong warna apa, kemudian ada orang yang datang dan menegor, karena kamu salah memasukan sampah. Pada saat kejadian mungkin kamu merasa kesal, tapi dari sisi lain kamu bisa mengambil pelajaran. Ooohhh

Point inilah yang menjadi nilai plus di CV kamu. Misalnya, sebagai pengajar bahasa Jerman seseorang tentu dituntut untuk bisa menyalurkan informasi tentang budaya di Jerman atau istilahnya landeskundliche Informationen.

3. Kemandirian Kamu Sudah Teruji

1 tahun tinggal jauh dari keluarga sudah cukup membuktikan kalau kamu adalah orang yang mandiri dan tangguh. Kamu harus mandiri mengurus keuanganmu sendiri, Mandiri mengatur kesehatanmu sendiri. Tangguh menghadapi rasa homesick atau kangen sama makanan, keluarga, orang yang di sayang, dll
Apalagi? Silahkan ditambahkan sendiri.

Begitu pulang ke Indonesia kamu tidak perlu takut lagi susah mendapat pekerjaan yang bagus, karena kualifikasi kamu sudah banyak nilai plusnya.

Notes: Merantaulah agar kalian tahu bagaimana rasanya rindu tidak tertahankan, rasanya hidup sendiri jauh dari siapa-siapa.
Merantaulah agar kalian tahu bagaimana indahnya dunia.

Advertisements

4 thoughts on “Meski Cuma Menjadi Aupair, Pengalaman 1 Tahun di Jerman Bisa Bikin Kualifikasi Kamu Naik, loh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s