“10 Things to do” Selama Berada di Jerman (versi sotoy gw)

Morgen, Happy Ied Mubarak ya guys. Saya sedang dalam perjalanan balik ke Jakarta selepas mudik ke kampung ayah. Dalam perjalanan saya membaca buku “Rp.4 Jutaan Keliling Korea” karya Claudia Kaunang. She inspired me so much. Pengen banget bisa bikin buku yang ngupas tuntas suatu negara. Hmm.. ada satu bab yang berjudul “10 Hal yang Harus Dilakukan Selama Berada di Korea Selatan”. Sekarang mau coba bikin juga ah, 10 Things to do in Germany versi sotoy gue 😀

1. Nyobain Makan Asparagus/ Spargel

Asparagus atau Spargel adalah sejenis sayuran yang hanya tumbuh di musim semi (Frühling). Tradisi makan asparagus adalah tradisi makan yang paling ditunggu-tunggu oleh orang Jerman. Karena mereka hanya bisa makan asparagus sekali dalam setahun. Orang Jerman bilang, bagian terenak adalah bagian ujungnya dan ternyata benar, saya sudah membuktikan. Bagian batangnya juga tidak kalah enak. Apalagi ditambah Soße atau saus khususnya. Kalau berkunjung ke Jerman dan pengen nyobain makan asparagus dateng di musim semi ya guys.

www-woman-at
www-woman-at

2. Bermain di Taman Bermain Phantasialand.

Phantasialand adalah taman bermain yang terletak di Berggeiststraße 31-41, 50321 Brühl, sebuah kota dekat Köln, Nordhein Westfallen, Jerman dengan luas 280.000 m². Tempatnya cukup terjangkau, dari stasiun utama Köln kalian bisa naik Tram 18 dan turun di stasiun Brühl Mitte. Dekat stasiun ada shuttle bus khusus yang langsung menuju Phantasialand. Taman bermain ini masih terbilang baru. Harga tiket masuknya terbilang mahal 45€ atau sekitar Rp.650.000  (update Agustus 2014). Tapi, kadang ada promo juga loh. Waktu bulan agustus, saya pergi dengan teman saya yang sedang berulang tahun. Kebetulan saat itu sedang ada promo gratis bagi yang sedang berulang tahun. Saya sendiri kurang tahu, promonya masih berlaku atau tidak kalian bisa chek sendiri di www.phantasialand.de Sayang, jam bukanya menurut saya kurang lama, jadi saya masih kurang puas 😀  yaitu dari pukul 09.00 – 18.00.

Salah satu wahana yang membuat saya sangat terkesan adalah Chiapa Wasserbahn. Wahana ini semacam wahana Niagara-gara yang ada di Dufan. Perbedaannya adalah….. sangat jauh berbeda. 😀 Durasinya sangat lama, kecepatannya semacam roller coaster dan yang paling membuat adrenalin terpacu adalah, ketika penumpang dijatuhkan dari tempat yang sangat tinggi dengan kemiringan 90° nah looo!! kalian bisa liat di sini

Selain Chiapa, masih banyak wahana lainnya seperti Winja´s Fear and Force, Würmling Express, Talocan, Black mamba, Colorado Adventure, Mystery Castle (semacam Hysteria), River Quest (semacam Arung Jeram), dll. Dan saya bisa menyimpulkan bahwa kebanyakan wahana di sana semacam Roller Coaster yang membuat adrenalin terpacu. Wahana terakhir yang saya coba adalah Temple of the Nighthawk sama seperti roller coaster, dengan durasi sangat lama, dalam tempat yang sangat gelap. Karena saat itu sudah mau tutup para penumpang meminta 1 putaran lagi. Jadi kami benar-benar puas.

Phantasialand
Phantasialand

3. Pasang Gembok Cinta di Jembatan-Jembatan yang Tersedia.

Gembok Cinta atau dikenal dengan Love Lock,oleh kebanyakan pasangan, gembok ini digunakan sebagai simbol agar hubungan percintaannya bisa abadi. Saya bersama teman-teman saya tidak mau ketinggalan memasang gembok cinta di jembatan-jembatan yang tersedia di Jerman. Kami memasang gembok dan menuliskan nama pasangan di gembok tersebut. Tetapi terkadang kami hanya bermodal spidol permanent dan menuliskan nama pasangan kami di atas gembok cinta orang lain 😀 curang!. Berikut adalah lokasi-lokasi pemasangan gembok cinta. Yang paling terkenal adalah jembatan Hohenzollern, di kota Köln. Di tempat lain seperti jembatan di atas sungai Main, Frankfurt am Main dan jembatan di kota Heidelberg.

4. Memakai Pakaian Traditional “Dirndl” pada  Perayaan Oktoberfest

Oktoberfest adalah perayaan tahunan yang diadakan di Theresienwiese, München,selatan Jerman.Perayaan ini dikenal sebagai Festival bir terbesar di dunia. Perayaan ini diadakan setiap akhir bulan september hingga awal bulan oktober selama 16 hari. Festival Oktoberfest pada awalnya diselenggarakan untuk memperingati pesta pernikahan Putri theresia dan Pangeran Ludwig pada tanggal 12 oktober 1810.

Yang khas dari perayaan ini adalah lomba minum bir segelas besar berukuran 1 L.Jadi jangan heran jika kalian berjalan pada malam hari dan melihat orang-orang tergeletak di pinggir jalan karena mabuk :D. Selain itu masyarakat datang berbondong-bondong dengan memakai pakaian tradisional Dirndl untuk wanita dan Lederhose atau celana kulit untuk pria.

Oktoberfest 2014 bersama teman-teman dari Indonesia
Oktoberfest 2014 bersama teman-teman dari Indonesia

5. Mengunjungi Istana Neuschwanstein

Tempat yang wajib dikunjungi menurut versi saya adalah Schloss atau Istana Neuschwanstein. Istana tersebut terletak di kota Hohenschwangau, dekat Füssen, bagian Bayern. Istana ini dibangun oleh Raja Ludwig II dan menjadi tempat wisata paling terkenal di Jerman dengan jumlah pengunjung 1,3 orang setiap tahunnya. Untuk mencapai istana, pengunjung harus menanjak terlebih dahulu, akan tetapi di sana juga disediakan kereta kuda yang membawa pengunjung ke dekat istana. Pengunjung hanya perlu membayar 6€ atau sekitar Rp.86.000 untuk penanjakan dan 3€ untuk turun. Tetapi pengunjung juga bisa mendaki sendiri, itung-itung olah raga. Saya dan teman saya memutuskan untuk mengendarai kereta kuda untuk menuju istana dan berjalan kaki saat pulang. Pemandangan di sana sangat indah jadi saran saya, anda wajib mengunjungi istana ini jika berkunjung ke Jerman. Jika sudah di sana, jangan lupa untuk berfoto di atas Marienbrücke atau jembatan. Harga tiket masuknya cukup mahal, yaitu 12€. Jadi saya dan teman saya memutuskan untuk tidak masuk ke dalam. Sebenarnya saya sangat menyayangkan, tapi maklum saya tidak memiliki banyak uang. 🙂

koleksi pribadi, diambil dari Marienbrücke
koleksi pribadi, diambil dari Marienbrücke

6. Mendatangi Acara di Kedutaan

Kenapa? Yup, tepat sekalee.. sebagai perantau, kalian pasti merindukan makanan Indonesia. Para perantau yang ada di Jerman biasanya tidak melewatkan acara-acara yang diselenggarakan oleh kedutaan Besar atau Konsulat Jendral Republik Indonesia, karena biasanya pada acara-acara tersebut disediakan makanan Indonesia bagi peserta yang hadir. Saya beberapa kali ikut berpartisipasi dalam acara yang diselenggarakan, seperti acara Idul Fitri, idul Adha dan HUT RI. Yang paling berkesan untuk saya adalah perayaan HUT RI. Selain bisa memupuk rasa nasionalisme juga bisa bertemu dengan orang-orang Indonesia yang ada di sana, bahkan ikutan perlombaan ala 17an loh.

7. Mengunjungi Madame Tussauds Berlin

Pengen foto bersama artis-artis Hollywood tapi ga kesampean? Kalian bisa mengunjungi Madame Tussauds. Madame tussauds terdapat di banyak negara, tetapi saya memilih Berlin, karena saya juga bisa berfoto dengan tokoh-tokoh jerman seperti Kanselir jerman, Angela Merkel, Adolf Hitler, Sophie Scholl, Beethoven, dan masih banyak lagi yang lain. Madame Tussauds Berlin terletak di Unter der Linden 74, Berlin. Madame Tussauds Berlin tidak begitu luas dan koleksinya pun tidak terlalu banyak. Tetapi saya cukup puas, meski pada saat itu pengunjung sangat banyak dan kami harus mengantri untuk berfoto. harga tiket masuknya adalah sebesar 21€ atau sekitar Rp. 303.000 (update 2014). Saya sarankan untuk memesan tiket secara online, selain tidak perlu mengantri, kalian pun bisa mendapatkan harga promo, saat itu saya mendapat diskon sebesar 6€. Jadi hanya perlu membayar sebesar 15€. Lumayan kan.

image

8. Belanja di Flohmarkt

Flohmarkt atau dalam bahasa Inggris disebut Flea markt dan dalam bahasa Indonesia disebut pasar loak. Yup, barang-barang yang di jual di sini kebanyakan barang second. Tetapi ada juga beberapa barang yang baru. Di kota Frankfurt misalnya diadakan setiap 2 minggu sekali. Jangan salah, meskipun loak, kondisi barang yang dijual masih bagus-bagus loh.
Kalo sedang ada Flohmarkt saya paling suka berburu buku-buku anak atau permainan-permainan dalam belajar. Kenapa? Karena bisa saya pakai untuk mengajar bahasa Jerman 🙂

Saya juga pernah sesekali membeli boneka khas Jerman. Harga barunya sekitar 100€. Di Flohmarkt sekitar 25€. Tetapi saat itu saya merasa sangat beruntung saya menemukan boneka dengan harga 5€ dan dalam kondisi super baik. Yihaaa. Jadwalnya bisa digoogling, karena biasanya mereka selalu uptodate.

9. Belanja di Weihnachtsmarkt

Weihnachtsmarkt atau biasa disebut christmas markt merupakan bazar yang paling ditunggu2 menjelang natal.Selain dijual dekorasi-dekorasi natal dan barang-barang keperluan natal, di WM (saya singkat agar lebih mudah) juga terdapat hiburan seperti Karussel atau komedi putar dan pertunjukan musik. Dekorasi toko-tokonya sangat bagus, dihiasi lampu warna-warni. Meskipun dingin (musim winter) tapi sensasi berkeliling di WM sangat menyenangkan. Ada jajanan khas di sana, saya mencoba kacang Kastania bakar yg masih hangat dan Baumstriezel. mmmhhh… Enak. Di sana saya pun mencoba minuman Punsch, minuman hangat yang bisa menghangatkan tubuh saat dingin di musim Winter.

de.wikipedia.org
de.wikipedia.org

Weihnachtsmarkt Giessen

10. Mencoba Menjadi Penumpang gelap

Point terakhir, saya tidak menyarankan, tapi silahkan kalau mau mencoba.Naik kereta dengan tidak membeli tiket disebut sebagai penumpang gelap. Rasakan sensasinya deg2an setengah mati. Karena terkadang tidak ada pemeriksaan karcis atau tiket. Tetapi jika anda tertangkap tidak membawa tiket, anda akan dikenakan denda sebesar 60€. *pech gehabt* a.k.a apes. Jadilah penumpang yang jujur ya!

Dari Things To Do di atas, sebenarnya masih ada things atau hal-hal yang ingin saya lakukan, diantaranya: saya sangat ingin menonton pertunjukan Theater Disney seperti Frozen atau Rapunzel secara langsung dan membuat boneka salju. “Do you wanna build a snowman?”. Kenapa? Karena saat itu saya pulang saat belum ada salju dan begitu saya tiba di bandara Frankfurt, Salju turun sangat lebat. Menn… Saljunya baru lebat, ketika saya harus balik ke Indonesia :(. Someday ke sana lagi deh.

Advertisements

12 thoughts on ““10 Things to do” Selama Berada di Jerman (versi sotoy gw)

      1. doch, wieso denn nicht?
        bis in die 50ziger und 60ziger jahre des letzten Jahrhunderts haben die frauen hier auch selbstverständlich Kopftuch getragen.

  1. versi gw….

    1) sering disangka Chinese or Japanese sama bule
    2) joget dangdut pas acara 17an di KJRI
    3) Oktoberfest
    4) tereak2 + misuh2 di rollercoaster Europapark (ich war der einzige Indonesier, jadi bodo amat :p )
    5) PDKT sama penduduk asli (dan masih gagal sampe sekarang 😦 )
    6) lempar2an wantek di Festival of Colors (acara mirip2 Color Run gitu di Messeplatz)
    7) wisata di kota tua Trier yg bangunan2nya dari jaman sebelum masehi
    8) diobok-obok sama wahana2 yg ada di pasar malem
    9) naik ICE dan keretanya telat 3 jam
    10) panggul2 koper 30 kg ke atas sejauh 5 lantai.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s