Penumpang Gelap di Jerman (Schwarzfahrer/in)

Maaf anda adalah penumpang gelap, anda didenda 40€.. “Entschuldigung, Sie sind schwarzgefahren. Sie sollen die Strafe (40 €) zahlen” #jeggerrr….. Dunia rasanya kayak mau kiamat. Begitulah perasaan salah satu teman kami, yang pernah merasakan menjadi seorang penumpang gelap (Schwarzfahrer). Nah, kali ini saya mau membahas, apa sih Schwarfahrer itu? Mengapa orang bisa menjadi seorang Schwarzfahrer? Berapa biaya denda yang harus dibayar, jika orang menjadi Schwarzfahrer? Data ini diambil dari situ DB (Deutsche Bahn) langsung, disertai pengalaman teman saya.

Apa itu Penumpang Gelap atau Schwarzfahrer/in ?

Penumpang gelap atau Schwarzfahrer/in adalah penumpang bus/kereta yang tidak membawa tiket yang berlaku atau sama sekali tidak membeli tiket ketika menumpang angkutan umum di Jerman. Jika seorang tertangkap basah oleh seorang kontroller atau Schaffner tidak membawa tiket yang berlaku, anda akan dikenakan biaya denda sebesar 40€. Bayangkan 40€ atau sekitar Rp. 580.000 rupiah (untuk kurs saat ini).

http://p5.focus.de/
http://p5.focus.de/

Saya Memiliki Tiket yang Berlaku, Namun Saya Tetap Dianggap Penumpang Gelap. Mengapa?

Kasus ini kadang terjadi, mengapa? Seseorang memiliki tiket yang berlaku, tetapi begitu diperiksa oleh Schaffner ternyata tiket anda kurang 1 stasiun. Hal itu berarti anda membeli tiket tidak sesuai tujuan keberangkatan. Bingung? Misalnya, anda hendak berangkat ke Pasar Minggu dari stasiun Depok, namun anda membeli tiket hanya sampai Lenteng Agung. Itu berarti anda membeli tiket tidak sampai ke tempat tujuan dan dianggap sebagai penumpang gelap. Nah loh!

Saya Sering Membeli Tiket, Namun Jarang Ada Pemeriksaan, Akhirnya Saya Menjadi Penumpang Gelap, deh.

Nah ini sering jadi alasan untuk para penumpang. “Sudah mahal-mahal beli tiket, eh gak diperiksa. sakitnya tuh di sini”. Memang menyebalkan, jika kalian sudah membeli tiket, namun tidak ada pemeriksa yang datang. Akan tetapi kalian jangan beranggapan seperti itu terus, karena pemeriksa datangnya secara tiba-tiba dan jika tiba-tiba anda tertimpa sial karena tidak membeli tiket, mau tidak mau anda harus tetap membayar.

http://www.taz.de/
http://www.taz.de/

Jika Saya Tidak Membawa Uang Tunai, Bagaimana Saya Harus Membayar?

Jika anda sudah tertangkap basah oleh pemeriksa, anda tidak bisa lagi mengelak atau menawar harga. Karena biaya denda tersebut mau tidak mau harus dibayar. Lalu, bagaimana jika saya tidak membawa uang tunai? Pemeriksa akan meminta kartu pengenal anda, dan anda akan diberikan Zettel atau selembar kertas, bukti bahwa anda adalah penumpang gelap, dan anda diwajibkan untuk membayarnya via transfer.

http://www.taz.de/
http://www.taz.de/

Pemeriksa di sana sangat tegas, tidak bisa ditawar sama sekali (jangan dibandingkan dengan petugas di sini ya, yang bisa dikongkalikong). Jika anda lolos dari pemeriksaan, berarti anda sedang beruntung. Tapi percayalah Tuhan tidak buta, karena suatu saat bisa saja secara tiba-tiba anda ketiban sial dan harus membayar denda. Pesan saya, jadilah pendatang asing yang baik dan taat. Ingat! Kalian itu menumpang di negara orang, jadi kalian harus ikuti aturan di sana ya!

Update 2016, saat ini harga denda sudah naik, bukan lagi 40€, melainkan 60€.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s